Dunia yang bersatu?

Apakah dunia kita berada di ambang perdamaian atau di tepi kehancuran? tampaknya kedua duanya mempunyai nilai yang sama tapi mari kita lihat fakta akan kedua pandangan itu mana yang sebenarnya sedang terjadi.
disatu pihak, beberapa pemimpin dunia dengan yakin mengatakan bawha perdamaian global adalah tujuan yang benar benar dapat di capai-barangkali karena kemungkinan lainnya terlalu ngeri untuk di pikirkan. dipihak lain banyak yang khawatir menghadapi berbagai pernyatan: seperti bangsa mana saja yang memiliki senjata nuklir, yang dapat menjadi alat pemusnah massal? apakah mereka akan berani menggunakannya? apa yang akan terjadi jikalau itu benar benar di gunakan?
sejarah memperlihatkan bahwa persaingan dan prasangka telah lama menutup kemungkinan adanya harapan perdamaian atau bersatu, agama bahkan sering kali mempunyai andil besar dalam mengobarkan konfilik ketimbang memadamkannya” dari berbagai cara yang digunakan untuk memcah belah agama dan suku adalah hal yang paling kuat pengaruhnya” sebenarnya agama lah yang membuat orang menjadi baik tetapi sebaliknya karena telah dibutakan oleh padangan yang salah. jadi semakin lengkaplah semua, alat alat perang sudah di ciptakan dengan alasan untuk mendukung teknologi, dan agama telah menjadi percikan api untuk dapat mengobarkan semuanya. sepanjang sejarah telah banyak perjanjian di buat dan dilanggar. mengapa? seringkali karena peminpin dunia lebih memikirkan supermasi mereka sendiri daripada perdamaian atau persatuan. selain itu beberapa bangsa mengkhwatirkan apa yang bisa terjadi seandaikan mereka ketinggalan dengan bangsa bangsa lain dalam hal kekuatan militer. maka fakta bahwa dua bangsa yang sedang terlibat perang tidak berarti bahwa bersatu dalam damai pada waktu melakukan perundingan perdamaian. sebenarnya, apakah dua pria yang sedang menodongkan pistol mereka kepada satu dengan yang lain berdamai hanya karena tidak ada yang menarik pelatuknya? pandangan demikian tidaklah masukakal, nuklir terus dicipatakan dan itu telah di arahkan apakah disebut damai hanya karena itu belum di gunakan, apajadinya jika semuanya menjadi berubah oleh karena keegoisan dan otoritas bangsa masing masing.
banyak orang menaruh harapan pada pakta NONPROLIFERSI NUKLIR (NUCLEAR NON-PROLIFERATION TREATY, atau NPT). pakta yang di setujui pada tahun 1968 ini melarang dikembangkannya senjata nuklir di negara negara yang tidak memilikinya dan membatasi produksinya di negara negara yang sudah memilikinya, dan sekarang telah diratifikasi oleh lebih dari 180 bangsa, adalah pelucutan senjata total. tapi tidak soal bertama luhurnya usual tersebut, beberapa kritikus menganggap bahwa NPT tidak lebih dari upaya untuk mencegah negara negara tertentu untuk bergabung dengan ” klub nuklir” maka dikhwatirkan bahwa beberapa negara yang telah menandatangani pakta itu bisa jadi berubah pikiran, malah beberapa bangsa mengagap ini tidak adik dan terus mengembangkan nuklir secara diam diam
kalo halnya seperti ini apakah perdamaian yang akan tercapai. apakah tujuan nukir untuk manfaat orang banyak atau mempertahankan negara masing masing.

One thought on “Dunia yang bersatu?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s