Nabi muslim lahir di betlehem “tanggapan”

 ( Menganggapi tanggapan dari blog maula tentang ” nabi muslim lahiar di betlehem” yang dikutip dari http://husainku.wordpress.com/2007/12/26/nabi-muslim-lahir-di-bethlehem/ merupakan tulisan dari Karen Amstrong*adalah penulis buku Muhammad: a Prophet for Our Time. )

Siapakah Yesus Kristus ?

Yesus tinggal di surga sebagai pribadi roh sebelum ia datang ke bumi. Ia adalah ciptaan pertama dari Allah, dengan demikian ia disebut Putra ”sulung” Allah. (Kolose 1:15; Penyingkapan 3:14)

Yesus adalah satu-satunya Putra yang Allah ciptakan sendiri. Allah menggunakan pramanusia Yesus sebagai ”pekerja ahli”-Nya dalam menciptakan semua hal lain di surga dan di bumi. (Amsal 8:22-31, NW; Kolose 1:16, 17) Allah juga menggunakan dia sebagai juru bicara utama-Nya. Itu sebabnya Yesus disebut ”Firman”.—Yohanes 1:1-3; Penyingkapan 19:13.2.

Allah mengutus Putra-Nya ke bumi dengan memindahkan kehidupannya ke rahim Maria. Jadi Yesus tidak mempunyai ayah manusia. Itu sebabnya ia tidak mewarisi dosa apa pun atau ketidaksempurnaan.

Allah mengutus Yesus ke bumi untuk tiga alasan:
(1) Mengajar kita kebenaran tentang Allah (Yohanes 18:37),
(2) memelihara integritas yang sempurna, menyediakan suatu model bagi kita untuk diikuti (1 Petrus 2:21), dan
(3) mengorbankan kehidupannya untuk membebaskan kita dari dosa dan kematian. Mengapa ini dibutuhkan?— Matius 20:28.3.

Dengan tidak menaati perintah Allah, manusia pertama, Adam, melakukan apa yang Alkitab sebut ”dosa”. Maka Allah menghukum mati dia. (Kejadian 3:17-19) Ia tidak lagi memenuhi standar-standar Allah, maka ia tidak sempurna lagi. Lambat laun ia menjadi tua dan mati. Adam mewariskan dosa kepada semua anak-anaknya. Itu sebabnya kita juga menjadi tua, sakit, dan mati.
Bagaimana umat manusia dapat diselamatkan?—Roma 3:23; 5:12.

Yesus adalah manusia sempurna sama seperti Adam. Namun, tidak seperti Adam, Yesus secara sempurna taat kepada Allah bahkan di bawah ujian yang paling hebat. Oleh karena itu ia dapat mengorbankan kehidupan manusianya yang sempurna untuk membayar dosa Adam. Inilah yang Alkitab sebut sebagai ”tebusan”. Anak-anak Adam dengan demikian dapat dibebaskan dari penghukuman kepada kematian.

Semua yang beriman kepada Yesus dapat memperoleh pengampunan akan dosa-dosa mereka dan menerima kehidupan abadi.—1 Timotius 2:5, 6; Yohanes 3:16; Roma 5:18, 19.5. Ketika berada di bumi Yesus menyembuhkan orang sakit, memberi makan yang lapar, dan menenangkan badai. Ia bahkan membangkitkan yang mati.

Mengapa ia mengadakan mukjizat-mukjizat?
(1) Ia merasa kasihan terhadap orang- orang yang menderita, dan ia ingin menolong mereka.
(2) Mukjizat-mukjizatnya membuktikan bahwa dia adalah Putra Allah.
(3) Itu memperlihatkan apa yang akan ia lakukan bagi orang-orang yang taat pada saat ia memerintah sebagai Raja atas bumi.—Matius 14:14; Markus 2:10-12; Yohanes 5:28, 29.6. Yesus mati dan dibangkitkan oleh Allah sebagai makhluk roh, dan ia kembali ke surga. (1 Petrus 3:18) Sejak itu, Allah menjadikan dia seorang Raja. Segera Yesus akan menyingkirkan semua kefasikan dan penderitaan dari bumi ini.—Mazmur 37: 9-11;
Amsal 2:21, 22.

maaf tidak ada unsur sara dalam tulisan ini. berbagi pengetahuan adalah hal yang terbaik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s