PBB Tetapkan WiMax Sebagai Standar Global

Teknologi broadband WiMax telah menjadi standar global untuk perangkat seluler. Keputusan ini diambil oleh organisasi telekomunikasi PBB, yaitu International Telecommunication Union (ITU) pada Jumat lalu. Hal ini menjadikan WiMax memiliki kesempatan besar untuk menjadi sistem yang bakalan popular untuk akses internet kecepatan tinggi generasi selanjutnya.

Keputusan organisasi ini berarti bahwa airwave yang didesain untuk teknologi lain dalam standar yang dikenal dengan IMT-2000 sekarang dapat digunakan untuk jaringan WiMax.

WiMax yang merupakan kependekan dari Worldwide Interoperability for Microwave Access mampu mengirimkan koneksi broadband wireless dengan kecepatan 70 MB per detik atau lebih dalam area hingga sejauh 40 mil. Teknologi ini lebih cepat dibandingkan koneksi broadband fixed-line manapun saat ini, yang pada umumnya menawarkan kecepatan 2 MB per detik.

Para promoter WiMax , termasuk Intel Corp., Samsung, Motorola Inc. dan Nokia Corp. adalah yang akan menanggung keuntungan terbanyak dari keputusan in. Hal tersebut disampaikan oleh Dean Bubley , seorang analis teknologi asal Inggris seperti dilansir oleh AP.

Sriram Viswanathan, yaitu general manager dari divisi WiMax Intel dan wakil presiden dari Intel Capital mengaku mereka sangat senang akan keputusan ini. Selama Intel telah menekuni bisnis selama tiga tahun dan bekerja sangat keras sementara pemain dalam industri ini pun banyak.

Intel pada tahun lalu telah menginvestasikan sekitar $1 miliar tahun lalu untuk membangun jaringan WiMax di seluruh dunia dan investasi lainnya terkait dengan WiMax.

Tahun depan, Intel bakal mengeluarkan chip untuk laptop, telepon seluler dan perangkat Internet yang memungkinkan kemampuan untuk WiMax dan WiFi dalam silicon yang sama. Sehingga mengintegrasikan kedua teknologi tersebut akan akan memperluas range dan bandwidth yang tersedia untuk kedua perangkat tersebut.

Kesepakatan mengenai standar ini dicapai dalam sebuah pertemuan International Telecommunication Union Kamis minggu lalu, setelah negosiasi ini berlagsung alot akibat keberatan dari beberapa negara.

Cina termasuk yang menentang, karena mereka menginginkan supaya wireless broadband mereka diadopsi secara global. Namun ternyata PBB lebih setuju untuk mengadopsi WiMax sebagai standar resmi IMT-2000 dibandingkan dengan jaringan seluler kecepatan tinggi lainnya.

Dengan persetujuan ini, maka WiMax akan menjadi salah satu layanan yang ada di ponsel selain 3G. Oleh karena itu, maka diperkirakan investor pada teknologi WiMax akan semakin banyak. Selain itu perusahaan telekomunikasi baik di Indonesia maupun dunia akan semakin banyak yang mengembangkan teknologi ini.

sumber  : http://www.vibiznews.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s