Bantuan Tunai Langsung dan naiknya harga minyak

Bantuan Tunai Langsung ( BTL) pernah direalisasikan pada tahun 2005. kita dapat lihat dapampak pisikologisnya banyak rakyat seharusnya mendapatkan bantuan malah tidak mendapatkannya. banyak yang mengaku misikin walau dalam keyataan tidak demikian, mengesampingkan rasa malu dan moral untuk kemalasan dan uang. definisi kata miskin adalah mereka yang kurang mampu dari rata rata kebutuhan ekonomi setempat. istilah miskin juga berbeda disetiap lokasi. apakah sama orang miskin Kanada dengan orang miskin indonesia?. apakah sama orang miskin batam sama dengan orang miskin papua?. walau sebenarnya orang miskin adalah orang yang berkekurangan dilihat dari jumlah pendapatan perhari rata rata Rp 12.000.

Seperti kita ketahui bersama BTL merupakan satu bentuk bantuan kepada masyarakat dan di sisi lain menjadi ajang penyelewengan, kenapa tidak. warga yang masih mampu mengaku sebagai orang miskin sementara yang benar benar membutuhkan tidak kebagian. bantuan ini juga tidak efektif karena banyaknya warga yang pingsan, bahkan ada yang meninggal dunia pada saat antrian pengambilan kupon. bantuan hendaknya sifatnya memang benar membantu bukan hanya sementara untuk meredam kemarahan masyaratkat karena telah menaikkan harga minyak. bantuan tunai langsung sebesar Rp100.000/bulan dapat dicairkan tiga priode per-tiga bulan Rp300.000. selama satu tahun akan dibagikan kepada masyarakat yang telah mendapat kupon atau sah terdaftar sebagai warna miskin. ingat ini hanya selama satu tahun sementara minyak kita tidak tahu turunnya kapan! yang jelas tidak akan turun lagi.

kenaikan minyak apakah wajar? bisa jawabannya ia bisa juga tidak. mari kita lihat satu per satu

kenapa harga minyak di naikkan alasannya adalah:

1.Kita adalah negara yang tergabung dalam opec ( kita masuk negara peng import bukan export)
2.Harga minyak dunia berada pada kisaran US$110/brl
3.Subsidi minyak langsung sebesar 122,2 Triliun /Tahun ( subsidi untuk semua kalangan baik yang    punya ojek atau mobil jaguar )
4.produksi minyak dalam negri menurun dari 1,3 juta bph/bulan menjadi 980 ribu bph/bulan ( tahun 2001) sekarang indonesia dapat memproduksi 955 ribu bph/Maret dan April 2008 .

5. menjadi bahan persiapan untuk masa kedepannya jika harga minyak dunia terus naik maka pemerintah tidak perlu lagi untuk menaikkan minyak. walalu pun sekarang sebenarnya negara masih mengantongi keuntungan dari hargi minyak awal Rp4.500/liter sebanyak 35,5 Triliun per tahun. dengan dihetikannya subsidi kita dapat pastikan uang yang masukk kedalam kas negara akan lebih besar lagi. diharap kan uang itu dapat meningkatkan kesejahtran dengan meningkatkan mutu pendidikan dan prasarana dalam negri.

jawaban yang kedua . TIDAK

 baca artikel berikut ini;

http://www.koraninternet.com/web/?pilih=lihat&id=4565

http://www.koraninternet.com/web/?pilih=lihat&id=4760

Iklan

2 thoughts on “Bantuan Tunai Langsung dan naiknya harga minyak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s