Ryan Cemburu pada Heri

 

JAKARTA, TRIBUN – Kasus pembunuhan mutilasi yang dialami Heri Santoso (40), sales manager perusahaan besi mulai terkuak. Polisi menangkap tiga orang yang dicurigai sebagai pelakunya, satu diantaranya seorang dokter. Namun pelakunya ternyata satu orang.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Carlo Tewu membenarkan pengungkapan kasus mutilasi Heri. “Kami menemukan mobil korban di sebuah apartemen di Depok. Diduga di apartemen itu pula korban dibunuh,” ujarnya, Selasa (15/7).

Carlo juga mengatakan bahwa polisi memeriksa secara khusus tiga orang yang diduga terlibat dalam kasus mutilasi Heri. Namun Carlo belum mau menjelaskan peran ketiga orang yang dijemput dari dua lokasi di Depok pada Selasa sore itu. “Masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Motif mutilasi terhadap Heri dilandasi dendam antara gay. Menurut Carlo, awalnya, korban, meminta tolong pada Very Idam alias Ryan untuk dicarikan pasangan pria. Ketika melihat foto Novel (27), pria yang merupakan pasangan gay Ryan, Heri jatuh hati. “Ih cakep juga tuh. Gue bayarin deh biar bisa tidur sama dia,” kata Carlo menirukan Heri dari pengakuan Ryan.

Tersinggung dengan ucapan Heri, Ryan langsung berang. Lalu terjadi perkelahian di apartemen Margonda Residence, kamar 309 A, Jalan Margonda Raya, Depok.  Kemudian Ryan memukul Heri dengan  besi dan menusuknya dengan pisau dapur. Belum puas dengan itu, Ryan memotong-motong tubuh Heri menjadi tujuh bagian, lalu membuangya di kawasan Ragunan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aparat Satuan Kejahatan dengan Kekerasan (Jatanras) Polda Metro Jaya menangkap tiga pria di dua lokasi di Depok. Penangkapan pertama dilakukan terhadap Ryan (26) di rumah kontrakannya di Perumahan Pesona Kayangan, Depok Timur.

Dari rumah Ryan, polisi meluncur ke sebuah apartemen di Jalan Raya Margonda Raya, Depok. Di apartemen tersebut polisi menemukan mobil Suzuki APV B 8986 HR warna hitam milik korban. Polisi juga mencokok Novel dan Viktor, teman Ryan, yang berada di unit 309A apartemen itu. Viktor yang diketahui seorang dokter ini belum jelas perannya dalam kasus tersebut. Sedangkan Novel baru dijerat kasus penadahan karena ikut menikmati uang korban.

Tersangka Ryan baru dua bulan terakhir tinggal di Apartemen Margonda Residence, Depok. Namun Ryan bukanlah pemilik, melainkan sekadar penyewa di unit nomor 309A di Blok C milik Fauzi.

Status Ryan di apartemen yang terletak di depan kampus UI itu dijelaskan oleh Building Manager Margonda Residence, Saikhu Rohman, Selasa (15/7) petang. “Dia baru dua bulan tinggal di sini,” katanya. Namun Ryan tidak setiap hari ada di apartemen tersebut.

Meskipun asudah terungkap, Polda Metro Jaya masih membuka kasus ini. Polisi masih menyelidiki kemungkinan korban lain. Sebab, empat bulan sebelumnya, seorang agen properti berwajah tampan yang bernama Aril, hilang. Keluarga Aril menyebut bahwa terakhir Aril pergi dengan Ryan.

Carlo menegaskan jawabannya. “Ya makanya, karena itulah kita masih mengembangkan kasus ini. Kita masih minta keterangan dari dia. Siapa tau masih ada korban lainnya,” tandas dia. (wartakota/dtc/kompas)


21 thoughts on “Ryan Cemburu pada Heri

  1. Salam
    Hubungan sejenis disadari juga oleh pelakunya sebagai sesuatu yang tidak normal so biasanya posesifnya juga sebegitu besarnya, dan ya begitulah akibatnya, klise memang karena case ini sering terjadi..*menyedihkan*

  2. @nenyok
    menurut anda bagaimana venomena ini bisa di tangani?
    sementara kaum homosexsual terus meminta kebebasan. di lain sisi. pembunuhan karena rasa cemburu ini kasusnya bukan kali pertama. banyak yg sudah terjadi.

    sebenarnya juga ini bukan hanya berlaku bagi kaum pencinta sejenis tapi juga hetero. dilandasi atas rasa cemburu jadi gelap mata. pikiran dan akal sehat sudah tidak ada lagi.

    oh semoga banyak orang mendekatkan diri pada TUHAN

  3. ryan itu guru ngaji khan? kok??
    halah mbuh wis, jaman sudah edian..

    ngurusi diri sendiri aja deh..
    yg itu urusan pak pulisi..

    baca blog ini jadi ndak usah beli koran.. hehe..

  4. @ ndöp
    ya memang urusan polisi. dampaknya ke masyaratkat. kalo kita tidak ambil bagian maka, makin banyak orang yang begituan. apalagi sekarang orang merasa penyimpangan itu adalah sebuah hal biasa.

    @achoey sang khilaf
    takut wajar saja. tapi tidak semua orang yang berpirlaku menyimpang. seperti itu. ambil hikmahnya saja.

    @ichanx
    salam kenal balik.
    berita ini juga saya ambil dari sebuh terbitan harian surat kabar di batam versi online.
    karena beritanya lagi heboh saya copy paste saja.

  5. depok? itu kan deket rumahku, padahal apartemen margonda itu baru selesai dibangun, malah belom diisi semua lho. berita di tv nya udah aku liat seminggu lalu, kalo gak salah di metro tv ya?
    emmm kapan ya ada postingan ada yang cemburu sama mas satya?
    emmmm,,,kabur aaaah

  6. ooo ya balik lagi ah,,
    keknya pemahaman agama itu penting banget, gak cuman jadi rutinitas tapi hendaknya direnungi latar belakang Tuhan membuat batasan dan aturan untuk manusia,,,

    kan ada artis homo sembuh dari homoseksual dengan berpuasa selama 3 bulan..sapa hayo? bisa untuk kuis postingan neh
    hehe

  7. @ Yella
    jangan sampai ada postingan seperti itu, takutnya ada pembantaian pula. kalo ada yg cemburu itu wajar.
    ayoo tunjuk tangan yang cemburu.
    hehehehe

    emang cemburu sama siapa ya?

  8. semoga kasus pembantaian maupun perampokan ini secepat nya kelar, daripada masyarakat indonesia cemas soal mutilasi pembunuhan sadis ini.

    apakah benar di Indonesia sebanyak 1,5juta penduduk adalah homoseksual?

  9. @vicentkeren
    masalah itu saya tidak tau pastinya, seberapa banyak pun kaum penyimpangan seksual. setidaknya jangan sampai meresahkan masyarakat. sudah jelas jelas mereka tidak dapat di terima di negara kita. apalagi ditampah kasus yang aneh aneh begini. pastinya mereka akan semakin terpojok

  10. saia pernah melihat lgs,kakak saia juga,kaum homo di kota saia selalu membawa pisau lipat yg disembunyiin dibaju.ini beneran lo..
    so,jngn deket2 deh..:p

  11. duhh…. makin rusak aja dunia

    ya itu lah mbak vieny, malah di tambah lagi. hendaknya kalo sudah tau tidak di terima masyarakat. ya jangan bikin masalah lagi

  12. itulah bila cemburu yg menjadikannya buta,buta yang menjadikan kegelapan akal sehat dan merasuki jiwa.

    itu namanya cemburu level tingkat mungkin. sampai gelap mata. padahal kan matahari makin panas dan sangat terang. oh ya ngebunuhnya kan malam hari. jadi cemburu gelap gulita

  13. kayaknya kaum homo memang suka bawa senjata deh. sewaktu – waktu di lecehkan, dia serang deh. emang ciri- ciri kaum minoritas kayaknya slalu gitu buat jagain eksistensi dirinya

    jadi bukan preman aja yg bawa senjata. homo juga ya.. mmmm benar benar gak aman negara ini

  14. gak bayangin kaum homoan mkn banyak populasinya,,,,,tp dipikir pikir kacian jg yach,mrk kan sprti orang sakit yg kudu prgi ke dokter?apa gak ada tmpat penyembuhan khusus u mrk?namanya jg sesama mhluk hidup,saling menghargai n menghormati sesama privacy…..semua idup brdampingan bisa gak ya……….oh god……maybe the world will b end?

  15. Mencoreng nama kaum GAY aja, sebenernya dia membunuh bukan karena dia GAY, tapi menuju ke arah SIKOPAT aja. Toh yang GAY tapi berprestasi juga banyak, toh yang GAY tapi baik hati juga banyak, ini masalah individu aja, masyarakat mohon jangan men-generalisasikan masalah individu ke dalam masalah kelompok, karena bukan si RYAN sang sikopat yang merepresentatifkan kaum GAY. dia hanya seorang sikopat tak berperasaan. setuju kan?

    sikapi aja semua dengan dewasa, kalo masih menganggap bahwa si RYAN membunuh karena dia GAY, sama saja beranggapan kalau orang Indonesia suka membunuh, sebab Ryan sang sikopat itu sendiri tinggal di Indonesia. Pandangan dewasa lah yang lebih masuk akal, yaitu tidak men-generalisasikan masalah individu ke dalam kelompok.

    ya kita jangan hanya melihat dari sisi orintasi sexual orang. semoga Gay dapat belajar dari sini. dan lebih berhati hati lagi

  16. Pada dasranya semua manusia hadir di bumi ini punya dua sisi kehidupan yang saling berdampingan (spt; dua sisi mata uang) sehingga tidak dapat di pisahkan yaitu “Kebaikan & Kejahatan”, setiap orang pasti memilih kebaikan sebagai alasan utama dalam segala hal.
    Hal inipun yang dialami oleh kaum GAY’ tapi dalam kasus Ryan ini udah’ sangat memprihatinkan apalagi hampir setiap motif pembunuhannya didasarkan pada kebutuhan material atau ingin memiliki barang milik orang lain, dan mungkin masih banyak prilaku menyimpang yang lebih sadis lagi dari Ryan yang belum terungkap (ada Ryan2 yang lain)
    Tapi tdak semua Gay’ berprilaku seperti Ryan buktinya banyak Gay (Hombregz) yang mempunyai prestasi bahkan profesional dalam kariernya jadi sebagai mahluk Tuhan kita tidak ada yang lebih sempurnah selain Allah SWT sehingga kita hany bisa belajar untuk menghargai dan tolerasi bagi yang lain termasuk Kaum Gay’ karena bukan kita yang menciptakan mereka dan juga sebaliknya mereka (Kaum Gay’) tidak pernah ingin dilahirkan sebagai Gay’ itu semua hanyalah Rahasia Ilahi…………. Wasallam

    salam kenal kembali. thk dah mampir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s