Ada langkah lain yang perlu kita lakukan untuk menyelamatkan bangsa kita

Ada langkah lain yang perlu kita lakukan untuk menyelamatkan bangsa kita :
1. Yang mempunyai deposito bertahanlah dengan deposito anda.

Jangan ambil uang anda dari bank. Jika anda ikut ikutan mencairkan dana anda maka akan terjadi bank rush, dan krisis keuangan akan semakin parah.
 

2. Yang memiliki saham dan turunannya, jangan menjual saham dan derivasinya. Jika anda ikut ikutan menjual saham dan turunannya, maka harga saham akan semakin ambruk, dan krisis akan sungguh terjadi semakin parah
3. Jangan ikut ikutan memborong dolar. Jika anda ikut ikutan memborong dolar, maka harga dolar akan semakin tinggi dan rupiah semakin terpuruk. Harga barang impor akan semakin mahal, dan inflasi dalam negeri akan semakin menggila.
 

4. Jangan panik. Jika anda tidak panik, maka krisis akan cepat berlalu. Perekonomian akan cepat pulih. Harga saham akan cepat rebound. Dolar akan cepat menyesuaikan diri pada kurs yang rasional.
 

Cadangan devisa kita cukup kuat. Jika anda panik dan ikut ikutan menarik deposito, menjual saham dan memborong dolar, maka anda ikut memberikan kontribusi pada semakin dalamnya krisis di Indonesia .

Tetapi tentu ini merupakan pilihan bebas. Tidak ada yang dapat melarang anda. Hati nurani yang bicara. Pilihan yang sulit bagi yang berduit tetapi silahkan memilih.
 

Krisis keuangan global kian menebar ancaman menjadi krisis ekonomi global yang tidak main-main, bursa saham guncang dan nilai tukar Rupiah semakin melemah, ini semua menjadi indicator bahwa akan ada bencana baru yang siap menerkam.

 

Para kaum Kapitalis yang ingin meraup keuntungan dengan cara cepat dan menjadi SERAKAH akhirnya menjadi sumber dari segala krisis yang kita belum tau kapan akan berakhir.

 

Pertanyaannya adalah apa yang bisa kita lakukan untuk ikut membantu agar krisis ini tidak menghancurkan sendi-sendi perekonomian Bangsa ini?

 

Tentu kita tidak ingin ini menjadi periode 10 Tahunan (1998-2008), mimpi kelam krisis ekonomi 10 tahun lewat tentu tidak ingin kita munculkan kembali, tapi jika Anda tidak peduli maka bisa saja hal ini akan terjadi!!!!

 

Dan jika itu terjadi maka Bangsa ini akan semakin terpuruk, akan muncul PHK besar-besaran, sector riil yang tidak bergerak, system perbankan yang sudah tidak dipercaya lagi dan akhirnya kita kembali ke NOL lagi.

 

Jika Anda masih mencintai Bangsa ini maka ada banyak hal yang bisa Anda lakukan, paling tidak MULAILAH DARI DIRI ANDA SENDIRI..!! , contoh kecil sbb : Jika Anda seorang awam sebagaimana saya, maka yang bisa kita lakukan adalah :

 

Gunakanlah PRODUKSI DALAM NEGERI dalam semua aktivitas hidupmu,dengan langkah ini akan menyelamtkan Sektor Riil, usaha-usaha kecil akan berkembang, dan akhirnya kita bisa berdiri tegak dan mengatakan

 

KITA BISA HIDUP DARI NEGERI KITA SENDIRI.

 

Langkah kecil lain jangan sok mengkonsumsi produk makanan luar negeri, jika anda senang makan Durian tidak perlu durian Bangkok Thailand cukup durian local toh tidak kalah rasanya, jika senang makan Jagung? Tidak perlulah Jagung Thailand cukup jagung local, tidak perlu makan-makan di outlet2 dengan brand luar negeri, toh ayam kampung kita tidak kalah nikmatnya, hal kecil ini kadang tidak kita sadari tapi ketahuilah EFEK nya sangat luarbiasa, anda bisa bayangkan jika semua anak bangsa ini berfikiran sama, jika anda konversikan dengan modal yang beputar maka Anda akan kaget dan heran akan IMPACT yang sangat luar biasa, yakin dan percayalah dengan cara kecil ini Krisis ini tidak akan terjadi DISINI di BUMI INDONESIA.

 

Gunakan angkutan Massal jika itu anda bisa lakukan, itu akan membantu untuk mengurangi konsumsi energi yang luar biasa yang sebetulnya tidak perlu, disamping mengurangi polusi, jangan lupa disamping krisis keuangan yang berpotensi menjadi krisis Ekonomi kita juga dihadapkan dengan krisis Energy..!! kenyamanan mungkin belum kita pikirkan sekarang, percayalah bahwa aroma sesaknya penumpang di Angkot dan bus-bus itu masih menimbulkan secercah harapan bahwa sector riil kita masih bergerak.

 

Berbelanjalah di pasar-pasar tradisional, berdayakan warung-warung kaki lima , percaya atau tidak Ekonomi Kerakyatan terbukti mampu menyelamatkan perekonomian kita.
 
Jika Anda seorang pelaku bisnis maka tolong jangan hanya memikirkan untuk meraup keuntungan pribadi semata-mata hanya dengan memikirkan Import barang-barang murah yang hanya akan menghancurkan produk dalam negeri, jangan lari dari tanggung jawab dengan membawa lari modal ke luar negeri, ingat menjaga, mengusahakan agar Capital Inflow akan lebih bijkasana dan akan sangat membantu Negeri ini, jangan biarkan capital outflow terjadi itu sama dengan menghancurkan perekonomian Rakyat LET’ S SAVE OUR NATION, START FROM YOUR SELF!!!!

Lakukan hal sederhana ini maka Anda akan lihat akibat penyelamatan yang luar biasa.

Dengan meneruskan pesan ini ke relasi dan sahabat Anda, berarti Anda sudah ikut mengingatkan Saudara Sebangsa Kita untuk Ikut PEDULI menyelamatkan Bangsa ini.

21 thoughts on “Ada langkah lain yang perlu kita lakukan untuk menyelamatkan bangsa kita

  1. saya sih peduli, pak. cuma saya nggak ada deposito, dollar, apalagi saham.
    untuk masalah pertanian, angkutan massal, import barang murah, dll pemerintah dong yang serius menanganinya. untuk pertanian mungkin bisa mencontoh sistem yang dipakai di vietnam. angkutan massal, coba deh dibenahi yang bener infrastruktur, sdm secara serius (lagi). tadi sore baru saja saya lihat contoh masalah itu di trans tv, tentang halte bus transjakarta, tentang bus air yang terbengkelai dengan alasan salah perhitungan. mana, keseriusannya ? ya, memang untuk pengelolaan ditangani pihak swasta, tapi plis deh…pemerintah ikut campur untuk keberesannya dong. import barang2 murah…haha…siapa sih yang berwenang meloloskan ijin ?
    oh, maaf lho, kok malah curhat…
    salam….😀

    kita tahu memang pemerintah juga sebagai motor pengerak dalam kasus ini. tapi rakyat adalah ujuk tombaknya. kalo rakyatnya kompok. siapa yang berani? saya rasa kita harus kompok dulu. nanti baru kalo ada yang menyimpang kita sikat sama sama

  2. setuju banget, pak satya. sebagai anak bangsa, jelas kita tak ingin kondisi perekonomian di negeri ini makin terpuruk akibat ancaman krisis global. semoga ajakan simpatik ini dibaca dan dilaksanakan oleh semua komponen bangsa untuk menyelematkan negeri ini agar tetep bisa survive di tengah ancaman krisis yang mengglobal itu,

    amin pak. mari kita sama sama melaksanakannya.

  3. aku tak punya apa2..
    yg ada cm sepiring sate…
    apa donk yg bisa d buat?/
    apa kata dunia kl adiQ genfoxs gk bnt in menyelamat kan bangsa??

    bisa kok. maka kuliah di singaporenya harus serius oke

  4. Yang panik, adalah yang simpanannya banyak….dan di atas Rp. 2 miliar, karena untuk simpanan di bawah Rp.2 miliar dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan).

    Saham? Lha kalau dijual malah rugi…tunggu aja 2-3 tahun lagi, dan jual saat harganya memadai. Masalahnya ada yang investasi saham untuk mendapat gain…kalau investasi jangka panjang sebetulnya tak perlu resah, sepanjang investasinya pada saham yang emitennya punya fundamental kuat.

    pagi pemilik saham lebih dari 2 M memang ini satu mimpi buruk. uang bisa hilang dalam sekejap. hanya supaya kita tidak terpacing menjadi resah.

  5. Secara teori, apa yang disampaikan oleh Lae Satya dan Bunda Edratna, benar banget. Karena tidak ada yang perlu dikawatirkan dengan kondisi perekonomian dunia saat ini, karena pundamental ekonomi kita yang kuat.

    Masalahnya adalah bangsa kita masih suka percaya dengan isu. Begitu panik, ketika mendengar kabar yang tidak logis sekalipun. Buru² melakukan aksi .. makanya banyak yang mudah tertipu, terhipnotis, tergoda dan sebagainya dengan ‘persepsi’ tersebut.

    Mudah²an .. bangsa ini mau terus belajar dari pengalaman yang sering terjadi .. baik dialami sendiri oleh bangsa ini maupun oleh bangsa lain.

    Oya .. lama ga menyapa Lae Satya .. mudah²an kabar baik ya Lae. Libur panjang kemaren, ga pulang kampung Lae?

    semua berjalan dengan lancar mas. libur tetap di batam
    gak kemana mana. thk atas kunjungannya sudah lama tidak saling menyapa

  6. satu hal kenapa produk dalam negeri kurang diminati adlah kurangya wawasan masyarakat terhadap keunggulan produk dalam negeri kita. Padahal unggas dan sapi dalam negeri lebih aman ketimbang dari luar. Terbukti Indonesia menjadi salah satu negara dari 3 negara di dunia yang daging sapinya dah lolos dari pemeriksaan bebas bakteri bernahaya. Seorang teman saya asli Tunisia mengirim kabar gembira di YM bahwa sepatu dari indonesia kualitasnya bagus dan diminati, begitu juga dengan produk sabun Wings, di Ethiopia menjadi produk monopoli yang menguasai pasaran. Lha di Indonesia sendiri malah pake produk jepang, korea dan china. Produk sayuran organik kita laku keras di luar negeri, kita sendiri menyuplai perusahaan frenchise dengan membeli produk-pruduk junk food. sekarang udah gak ada kolam susu. sekarang bagaimana mengolah “kolam lumpur lapindo” menjadi sesuatu yang berarti buat kita dan lingkungan. blog menjadi tempat strategis untuk berbagi wawasan dan pengetahuan. Saya kira nasionalisme itu harus ada dalam diri kita tapi dengan posri yang cukup. Tidak perlu berlebihan🙂
    salam perubahan😆

    jadi karena dek Yella adalah seorang guru. maka tanamkan lah sifat nasionalisme itu dalam diri anak anak didiknya oke. biar kita bisa maju terus. ayo maju maju ayo maju maju ayo maju maju

  7. Ck2… Rakyat sebenarnya sudah panik dari kenaikan BBM juni lalu… Peduli apa waktu itu..😦

    ada pedulinya dengan BLT. yah walau hanya 2 tahun

  8. wahhh, “ekonomi neh” kagak ngerti bener, gw bantu pake do’a aja …

    Tapi solusinya sepertinya emank bisa di pratekkan sih🙂

    hehe itu juga salah satu bantuan. melalui doa. mari kita sama sama berdoa

  9. nggak panik mas,…. soalnya gak punya kertas saham… hehe

    saya juga gak punya kertas saham. tapi tetap juga kena dampaknya. tapi kertas koran ada kan.hehhehe

  10. semangat…hidup Indonesia…
    ayo kita jual dolar..kuras dolar di tabungan😀 ngefek ga sih?

    heheh ada efek kalo yang di jual banyak hehehe

  11. semua orang di seluruh dunia sedang dipanikkan dgn isu krisis keuangan global, pada mencak2 smua..😦
    yo wizlah..sebagai wong cilik, palingan ya stuck disitu aja.. :p

    jadi gak ikut ikutan panik kan

  12. ah..g”da yang lebih penting dari pada kecintaan kita pada tanah air..semua-nya urusan belakangan..pikirkan bangsa bukan pribadi..

  13. Kalo saya memilih sedekah setiap hari… sebesar yang saya mampu jika hanya 5000 saya mampu maka akan saya sedekahkan, semoga bermanfaat untuk duafa dimanapun…

    ini langkah sederhana saya saja bang … hanya mencoba🙂

    boleh dong tiap hari 10.000 untuk abang. di tambungnya

  14. sebentar lagi perekonomian kita akan kembali membaik. saya yakin kepada pemerintahan dan para pelaku bisnis dari indonesia.

    keyakinan karena melihat kinerja. semoga ekonimi kita cepat pulih. saya harap krisis tahun 97 tidak akan terjadi lagi.

  15. Betul mas. Lebih baik make produk dalam negeri, belanja di pasar aja, gak usah di supermarket. Mudah2 an perekonomian negara kita cepat membaik

    tapi biasanya masyarakat kita cepat panik. itu masalahnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s